Mister cecakit #12

0
1102

Antara Impian, Cinta, dan Tuhan

Impian, cinta, dan tuhan? Apakah 3 kata itu memiliki keterkaitan dengan kehidupan kita? Mari kita jabarkan satu per satu. Pertama adalah “impian”, impian? Pasti kita semua memiliki sebuah impian. Jarang sekali yang tidak memiliki impian, mungkin kita mengulas lagi ingatan masa kecil saat di tanya oleh guru kita saat ada di Taman Kanak-Kanak (TK) atau di Sekolah Dasar (SD). Begini pertanyaan bapak/ibu guru saat itu, “anak-anak saat sudah besar nanti ingin menjadi apa?”. Kemudian kita satu per satu menuliskan atau menjawab pertanyaan bapak/ibu guru tadi. “Ingin jadi guru, ingin polisi, ingin jadi tentara, ingin jadi dokter, ingin jadi orang sukses, ingi jadi superhero, ingi jadi professor, “tulisan atau jawaban dari kita. Dan mungkin masih banyak lagi, ya…jawaban dari kita. Impian merupakan sebuah keinginan dalam diri kita untuk meraih atau mendapatkan sesuatu, jika begitu tanpa sebuah impian atau cita-cita, maka hidup kita seperti mengikuti jalur umumnya kehidupan tanpa adanya keinginan.

Kedua adalah “cinta”, kata yang satu ini banyak sekali maknanya dan tiada habisnya jika kita mengambarkan hal tersebut. Namun, secara umum “cinta” merupakan sebuah perasaan yang ada dalam diri kita untuk menyenangi suatu hal tertentu, misalkan: cinta kita kepada Allah, cinta kita kepada orang tua kita, cinta kita kepada seorang pria atau wanita, dan sebagainya. Tanpa perasaan cinta ini, bagaimanakah kita mengungkapkan perasaan? Maka bersyukurlah kita masih bisa merasakan cinta dalam diri kita.

Ketiga atau yang terakhir adalah “Tuhan”, Tuhan atau Allah adalah yang maha segalanya (maha pengasih, maha penyayang, maha pengampun, dan sebagainya). Kita hidup karena Allah yang menakdirkannya, kita bisa makan karena Allah yang menakdirkannya, kita bisa bermimpi atau merasakan cinta karena Allah jugalah yang menakdirkannya, dan masih banyak lagi karunia yang diberikan kepada kita (para hamba-Nya). Oleh karena itu, kita bukanlah siapa-siapa tanpa Allah.

Untuk memaknai ketiga kata di atas dengan versi yang lain, terdapat sebuah kata-kata yang penulis kutip dari seorang pemain sepakbola asal Jerman seperti di bawah ini:

“Tanpa impian, kita tidak akan meraih apapun,

Tanpa cinta, kita tidak takkan merasakan apapun,

Dan tanpa Tuhan, kita bukan siapa-siapa”

(Mesut Ozil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.